كَانَ عُنْقُودًا نَدِيًّا # رَائِعَ الْحَبِّ شَهِيًّا
قَدْ تَحَلَّى وَتَدَلَّى # مُشْرِقًا مِثْلَ الثُّرَيَّا
لَمْ يَكُنْ يَحْسَبُ يَوْمًا # أَنْ يَكُونَ الْقِطْفُ شَيًّا
غَيْرَ عُنْقُودٍ سَيُجْنَى # ثُمَّ يُطْوَى الذِّكْرُ طَيًّا
قَالَ عَدَّاسُ الْكَرِيمُ # أَيُّهَا الْعُنْقُود إِلَيَّا
زَارَنَا ضَيْفٌ عَظِيمٌ # وَجْهُهُ طَلْقُ الْمُحَيَّا
قُمْ بِنَا نَسْعَى إِلَيْهِ # نَرْتَوِي بِالنُّورِ رَيًّا
نَرْتَمِي بَيْنَ يَدَيْهِ # قُمْ بِنَا نَسْمُو سَوِيًّا
أَيُّهَا الْعُنْقُودُ هَيَّا # نَدْخُلِ التَّارِيخَ هَيَّا
لَمْ نَكُنْ نَحْلُمُ يَوْمًا # أَنَّنَا نَلْقَى النَّبِيَّا
Betapa beruntungnya setangkai anggur tersebut. Anggur Thaif menjadi istimewa bukan hanya karena rasanya paling manis atau bentuknya paling indah. Ia istimewa karena mempunyai kenangan bersama Rasulullah ﷺ.
Manusia tentu memiliki peluang lebih besar daripada setangkai anggur untuk memperoleh kemuliaan.
Caranya adalah dengan menghubungkan kehidupan kepada Rasulullah ﷺ melalui:
- Cinta kepada Beliau ﷺ
- Memperbanyak shalawat dan salam.
- Mempelajari sirah dan pribadi Rasulullah ﷺ.
- Mengikuti sunah Beliau ﷺ
- Meneladani akhlak Beliau ﷺ
- Membawa ajaran Beliau ﷺ ke dalam keluarga.
- Melanjutkan dakwah dan perjuangan Beliau ﷺ.
Jika setangkai anggur dapat memasuki sejarah karena pernah berada di hadapan Rasulullah ﷺ, semoga kita pun dimasukkan ke dalam golongan orang-orang yang dikenal, dicintai, dan dikumpulkan bersama Beliau ﷺ.






