APAKAH CHANNEL “AD-DIR‘U AS-SALAFI” TELAH BERUBAH?
DAN APA SEBAB SIKAP TERBARUNYA TERHADAP MASYAYIKH ADEN?
Sebenarnya sikap terbaru channel Ad-Dir‘u As-Salafi tidak muncul begitu saja, bukan pula karena emosi atau permusuhan terhadap masyayikh Aden, tetapi sikap itu muncul setelah mengikuti perselisihan yang berlangsung dalam waktu lama, setelah mengumpulkan bantahan dari kedua belah pihak dan menelaah apa yang disampaikan masing-masing pihak.
Pada awal perselisihan, kami –seperti selain kami– cenderung kepada masyayikh Aden, dan meyakini bahwa mereka lebih dekat kepada kebenaran daripada Syaikh Ali Al-Hudzaifi dan saudara-saudara beliau. Bahkan kami sempat membuat berkas atau kanal berjudul: “Fitnah Para Pendusta”, yang dimaksudkan untuk mengumpulkan dalil-dalil demi membela masyayikh Aden melawan Syaikh Ali Al-Hudzaifi dan saudara-saudara beliau.
Namun termasuk taufik dari Allah Subhanahu wa Ta‘ala, kami tidak tergesa-gesa dalam mempublikasikan, dan tidak menzhalimi seorangpun. Kami tetap mengumpulkan bantahan dari kedua pihak, membaca, membandingkan, dan merenungi dalil-dalil yang ada.
Seiring banyaknya telaah, menjadi jelas bahwa pihak yang dahulu kami simpati (masyayikh Aden) ternyata tidak memiliki hujjah dan kejelasan jawaban terhadap banyak pertanyaan manhajiyah yang diajukan. Bahkan kami merasa bingung terhadap banyak pertanyaan yang diarahkan kepada mereka, yang selama ini kami cari jawabannya agar dapat kami dokumentasikan dalam karya kami berikutnya.
Bahkan kami mendapati dalam kebanyakan bantahan mereka adanya sikap berkelit, berlindung di balik nama Syaikh Abdullah Al-Bukhari, serta melemparkan berbagai tuduhan kepada pihak-pihak menyelisihi mereka seperti cinta kepemimpinan, ambisi kedudukan, dan semisalnya, tanpa menyelesaikan pokok permasalahan dan pertanyaan yang diajukan.
Kemudian setelah semua itu dan setelah peristiwa-peristiwa terakhir di Hadramaut, menjadi jelas bagi kami –dengan karunia Allah Subhanahu wa Ta‘ala, lalu melalui penelitian dan pengamatan– bahwa Syaikh Ali Al-Hudzaifi dan saudara-saudara beliau adalah pihak yang dizhalimi, dan bahwa mereka lebih dekat kepada kebenaran insyaAllah, dan bantahan mereka terhadap masyayikh Aden dan pihak yang bersama mereka dibangun di atas ilmu, hujjah, dan kejelasan dalam pemaparan.
Maka wajib bagi kami untuk mengatakan kalimat yang benar dan membela orang-orang yang mengikutinya, walaupun karena itu kami kehilangan orang-orang terdekat kami, karena kebenaran lebih berhak untuk diikuti.
Penutup:
Kami memohon kepada Allah agar mengembalikan masyayikh Aden kepada kebenaran, memberikan taufik kepada mereka untuk rujuk dari kesalahan dan penyimpangan mereka yang telah didokumentasikan dengan bukti-bukti, serta membukakan mata para pengikut dan fanatikus mereka terhadap kebenaran. Ya Allah, kabulkanlah.
Channel: Ad-Dir‘u As-Salafi
26 Dzulqa‘dah 1447 H
#الدرع_السلفي| @Aldire_media
https://t.me/Nataouan/24052
https://t.me/jujurlahselamanya