MESUJI — Tim Identifikasi bersama Anggota piket Sat Reskrim Polres Mesuji bergerak cepat melakukan pengecekan dan identifikasi terkait penemuan sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki di areal perkebunan PT Silva Inhutani pada Sabtu (5/9/2026) petang. Jasad tersebut ditemukan tepat di Blok 40 Divisi 3.
Korban pertama kali ditemukan oleh Agustinus Budiono bersama adiknya, Nasi'in, yang saat itu tengah berburu tupai di sekitar lokasi.
Kronologi penemuan bermula sewaktu Nasi'in berpisah jarak dari Agustinus untuk mengejar suara tupai. Tidak berselang lama, Nasi'in berlari kembali menghampiri kakaknya untuk mengabarkan bahwa dirinya menemukan seseorang yang tergeletak tertelungkup dalam kondisi sudah tidak bernyawa.
Mendengar laporan adiknya, Agustinus langsung menuju lokasi guna memastikan kondisi korban. Setibanya di titik lokasi, ia bergegas merekam kondisi mayat dalam bentuk video dan segera mengirimkannya kepada anggota keamanan (security) PT Silva Inhutani untuk menindaklanjuti temuan tersebut.
Kapolres Mesuji, AKBP Dr. Muhammad Firdaus S.Ik., M.H., melalui Kasat Reskrim IPTU Adi Setiawan S.H., M.H., mengonfirmasi adanya laporan mengenai penemuan mayat tersebut.
"Memang benar kami mendapatkan laporan dari karyawan PT Silva Inhutani bahwa ada penemuan mayat di areal perkebunan mereka, lalu anggota indentifikasi bersama anggota piket Sat Reskrim langsung menuju TKP," ujar Adi, Minggu (6/9/2026).
Berdasarkan hasil olah TKP intensif dan pengumpulan keterangan dari sejumlah saksi, identitas korban akhirnya berhasil terungkap. Korban diketahui bernama Sumardi (25), merupakan warga Desa Batu Liman Indah, Kecamatan Candi Puro, Kabupaten Lampung Selatan.
Setelah proses olah TKP dan identifikasi awal rampung, jasad korban dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Ragab Begawe Caram untuk menjalani pemeriksaan medis lanjutan.
"Karena keluarga tidak bersedia dilakukan autopsi pada korban maka hanya dilakukan pemeriksaan saja, dan keluarga telah menerima bahwasannya kejadian tersebut adalah musibah," jelas Iptu Adi Setiawan.
Lebih lanjut, IPTU Adi Setiawan menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan dari ayah korban, Sumardi memang memiliki riwayat gangguan kejiwaan. Saat ini, jenazah telah diserahkan sepenuhnya kepada pihak keluarga untuk dipulangkan dan dimakamkan di kampung halamannya.
SPONSOR RESMI :
SL#T DAN B0LA NO.1
GAC#R & TERPERC4YA
