🔺
Iblis, Bid'ah, dan Keteguhan Az-Zimmi
📝 Imam Yahya bin Yusuf Az-Zimmi rahimahullah bercerita:
🏠 Suatu ketika aku sedang berada di salah satu kamar penginapan di daerah Marwa.
Tiba-tiba aku merasakan ada sesuatu yang sangat menyeramkan masuk ke dalam kamar.
❓ Aku langsung bertanya, Siapa kamu?
💬 Ia menjawab, Jangan takut, wahai Abu Zakariya.
❓ Aku kembali bertanya, Siapa kamu?
🪪 Aku Abu Murrah (Iblis).
⚔️ Mendengar itu, aku langsung berdiri dan bersiap menghadapinya. Aku berkata,
Semoga Allah tidak menyelamatkanmu!
🚪 Iblis, "Seandainya aku tahu engkau berada di kamar ini, tentu aku tidak akan masuk. Aku akan memilih kamar yang lain. Kamar ini memang biasa kutempati setiap kali aku datang ke Khurasan."
🌍 Aku bertanya, Engkau datang dari mana?
📍Dari Irak, jawabnya.
❓Apa yang telah engkau lakukan di Irak?
👥 Aku meninggalkan seorang wakil di sana, terang Iblis.
Siapa dia?
📢 Iblis, Bisyr Al-Marrisi.
⚠️ Dia mengajak manusia kepada apa?
📖 Iblis, "Dia mengajak manusia untuk meyakini bahwa Al-Qur'an adalah makhluk."
🛤️ Iblis melanjutkan, "Sekarang aku datang ke Khurasan juga untuk meninggalkan seorang wakil di sini."
❓ Kemudian aku bertanya, "Lalu bagaimana pendapatmu sendiri tentang Al-Qur'an?"
📜 Iblis berkata, "Meskipun aku adalah setan yang terkutuk, aku tetap berpendapat bahwa Al-Qur'an adalah kalamullah dan bukan makhluk." (Tipudaya iblis).
Setelah dibacakan kisah diatas, Syaikh Rabi' Al Madkhali rahimahullah mengatakan: Kisah diatas shahih.
Beliau melanjutkan: Seseorang mungkin merasa heran mendengarnya, namun hal tersebut bukan sesuatu yang aneh ataupun mustahil terjadi.
💪 Ini menunjukkan keteguhan Az-Zimmi rahimahullah
Ketika mengetahui yang datang adalah Abu Murrah (Iblis), beliau langsung berdiri dan bersiap menghadapinya.
📖 Memang sebagian orang mampu menghadapi jin bahkan mengalahkannya. Di antaranya adalah Umar bin Khattab radhiallahu anhu.
"Tidaklah beliau melewati suatu jalan melainkan setan memilih jalan yang lain karena takut kepadanya". (Hadis).
🤝 Abu Hurairah radhiallahu anhu yang sampai tiga kali menangkap setan yang menyamar untuk mencuri makanan zakat tanpa merasa takut sedikit pun.
☝️ Maka seorang mukmin yang kuat tidak takut kepada jin maupun manusia. Rasa takutnya hanya ditujukan kepada Allah.
Terlebih rasa takut yang mengandung syirik, kita berlindung kepada Allah darinya.
Beliau rahimahullah melanjutkan:
🚪 Ucapan Iblis, "Seandainya aku tahu engkau ada di rumah ini, aku tidak akan masuk," menjadi bukti bahwa setan dan jin tidak mengetahui perkara gaib.
🔥 Dari kisah ini juga diketahui bahwa para penyebar bid'ah dan kesesatan pada hakikatnya adalah wakil-wakil setan. Adapun para ulama adalah pewaris para nabi dan menjadi wakil mereka, insya Allah".
(Kitab Asy Syariah Karya Al Ajurri: 1/547. Audio Syarh Syaikh Rabi rahimahullah).
https://t.me/Teladanumat
July 6, 2026 1.7K 10