Phillip Sekuritas Indonesia JCI Indication (September 2, 2026)… — Phillip Sekuritas Indonesia Research — TG.ME

Phillip Sekuritas Indonesia

JCI Indication (September 2, 2026)
Bullish
Support: 6,450; Resistance: 6,770

Indeks saham di Asia Rabu pagi (1/9) dibuka melemah mengikuti pergerakan indeks saham utama di Wall Street semalam setelah serangan terbaru militer AS atas Iran mendongkrak kenaikan harga minyak mentah dan memicu kenaikan biaya pinjaman ke tingkat tertinggi sejak awal tahun lalu.

Harga minyak mentah mencatat kenaikan tajam setelah militer AS menyatakan telah melancarkan serangan baru terhadap sejumlah target di Iran, indikasi kembali memanasnya konflik bersenjata di Timur Tengah.

Serangan bertubi-tubi tersebut terjadi setelah dua kapal tanker minyak dihantam saat berupaya keluar dari Selat Hormuz, sehingga mendorong harga kontrak berjangka (Futures) minyak mentah jenis Brent, tolok ukur global, naik hingga di atas level USD95 per barel.

Dari sisi ekonomi, investor mencerna kinerja sektor manufaktur AS dan pasar tenaga kerja AS.

Perhitungan akhir (Final) data S&P Global Manufacturing PMI bertahan di level 53.9 selama tiga bulan beruntun di bulan Agustus, sedikit lebih tinggi dari estimasi awal 53.2 dan sesuaidengan ekspektasi pasar.

Sementara itu, data ISM Manufacturing PMI turun ke level 54.6 di bulan Agustus dari level tertinggi dalam empat tahun terakhir, 55.6 di bulan sebelumnya dan lebih rendah dari ekspektasi pasar55.2. Meskipun demikian, angka ISM Manufacturing PMI terbaru ini menandai ekspansi di sektor manufaktur selama delapan bulan beruntun meskipun dengan laju yang lebih lambat.

Data Job Openings and Labor Turnover Survey (JOLTS) memperlihatkan lowongan pekerjaan bertambah 89,000 menjadi 7.27 juta di bulan Juli dari 7.18 juta di bulan sebelumnya, lebih rendah dari ekspektasi pasar yang bertambah menjadi 7.3 juta.

Jumlah pekerja yang secara sukarela meninggalkan pekerjaan mereka turun 157.000 menjadi 3.06 juta dari 3.21 juta di bulan Juni



News

PT Trisula International Tbk (TRIS) akan membagikan dividen interim sebesar IDR 7.02 miliar.

PT Cakra Buana Tbk (CBRE) akan melakukan right issue sebesar IDR 1.27 triliun.

PT ITSEC Asia Tbk (CYBR) mencatatkan penyusutan laba bersih sebesar -6.54% menjadi IDR 34.3 miliar di semester I 2026.



Technical Recommendations (Swing Trading)

LSIP (Sharia)
Short Term Trend : Bullish
Medium Term Trend : Bullish
Trading Buy : 1490
Target Price 1 : 1590 (+6.71%)
Target Price 2 : 1640
Stop Loss : 1400 (-6.04%)

PGAS (Sharia)
Short Term Trend : Bullish
Medium Term Trend : Bearish
Trading Buy : 1545
Target Price 1 : 1615 (+4.53%)
Target Price 2 : 1665
Stop Loss : 1470 (-4.85%)

Sell on Strength (SoS)
BUMI: August 28, 2026
Hit Target 1 208 (+9.47%)

NEST: August 26, 2026
Hit Target 2 750 (+8.70%)

UNTR: August 26, 2026
Hit Target 2 25925 (+8.02%)


Ikuti Phillip Morning Webinar setiap hari bursa pukul 08.30 WIB melalui Zoom https://bit.ly/PhillipWebinar
Pembukaan rekening: https://www.poems.co.id/Home/OpenAccount
Disclaimer on | Customer Care: 021-57900900.
www.poems.co.id
Zoom
Join our Cloud HD Video Meeting
Zoom is the leader in modern enterprise cloud communications.
September 2, 2026 306