Pada 7 September, polisi di Jiajiang, Kota Leshan, Provinsi Sichuan, mengungkap kasus pengambilan uang tunai yang berawal dari kasus pemerasan melalui video call telanjang. Dua orang yang berperan sebagai “kurir uang” atau pengambil uang tunai, bermarga Gan dan Xing, telah ditangkap. Polisi menyita uang tunai sebesar 89.432 yuan, dan keduanya kini telah ditahan secara pidana.
Sekitar pukul 09.00 pada 2 September, seorang korban bermarga Luo awalnya bersiap mengikuti instruksi kelompok penipu untuk meletakkan uang tunai sebesar 60.000 yuan di bawah sebuah pohon di Desa Xinsheng, Kecamatan Ganjiang, Kabupaten Jiajiang. Namun, sebelum menyerahkan uang tersebut, Luo merasa ada sesuatu yang mencurigakan dan segera melaporkannya kepada polisi.Gan bahkan dipaksa menjadi “kurir uang”, dengan tugas mengambil dan memindahkan uang hasil kejahatan untuk kelompok tersebut.
Polisi kemudian menggunakan drone untuk mengawasi lokasi pengambilan uang. Pada pukul 10.47 hari itu, Gan dan Xing datang untuk mengambil uang tersebut dan langsung ditangkap di tempat.
Dari total 89.432 yuan yang disita, selain 60.000 yuan milik Luo, terdapat juga lebih dari 29.000 yuan hasil penipuan terhadap korban lainnya.
Yang lebih mengejutkan, Gan sebenarnya juga merupakan korban pemerasan melalui video call telanjang. Setelah melakukan video call tersebut, rekaman pribadinya direkam oleh pelaku. Ia kemudian diancam oleh kelompok penipuan yang diduga beroperasi dari luar negeri untuk menyerahkan uang.
Pada akhirnya,
BERITA KAMBOJA INDONESIA:t.me/llu699
Admin : @BERITAqifei
