Hari ini, Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Dalam Negeri Kamboja, Sar Sokha, menyatakan bahwa berdasarkan survei Kementerian Dalam Negeri terhadap lebih dari 400 desa dan wilayah administratif setingkat komune, narkoba, kenakalan remaja, pencurian, dan perjudian ilegal telah menjadi masalah utama yang mengganggu masyarakat di tingkat akar rumput.
Sar Sokha meminta seluruh jajaran kepolisian di berbagai tingkatan untuk menggunakan metode pengintaian dan pemantauan terhadap target berdasarkan informasi intelijen, serta melakukan pengawasan menyeluruh terhadap para tersangka yang terlibat narkoba.Sokha, situasi tersebut semakin serius sehingga pihak kepolisian harus melakukan tindakan tegas untuk memberantas kejahatan narkoba.
Ia menegaskan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, jumlah narkoba yang berhasil disita telah meningkat drastis, dari sebelumnya hanya beberapa kilogram menjadi hampir mencapai tingkat ton.
Selain itu, para pelaku perdagangan narkoba lintas negara juga disebut telah mengalami perubahan. Jika sebelumnya banyak berasal dari negara-negara Afrika, kini keterlibatan warga negara dari Inggris, Korea Selatan, Jepang, Malaysia, Singapura, dan negara lainnya semakin terlihat.
Menurut Sar
BERITA KAMBOJA INDONESIA:t.me/llu699
Admin : @BERITAqifei

