Berita Vietnam : Pengantin, ibu mertua, hingga keluarga pihak… — BERITA KAMBOJA INDONESIA — TG.ME

#Berita Vietnam : Pengantin, ibu mertua, hingga keluarga pihak perempuan semuanya palsu—5 warga Vietnam dihukum karena menipu seorang pria China sebesar 280 juta dong Vietnam untuk biaya pernikahan

Pada 4 September, sebuah kasus penipuan pernikahan dengan modus membangun “keluarga pihak perempuan palsu” di Provinsi Dong Thap, Vietnam, telah diputuskan.
Nguyen Thi Phuong Thao (43 tahun) dijatuhi hukuman 9 tahun 6 bulan penjara, suaminya Nguyen Hoang Anh Vu dihukum 8 tahun penjara, sementara tiga pelaku lainnya masing-masing dijatuhi hukuman 7 tahun penjara.

Pada April 2025, Nguyen Thi Phuong Thao mengetahui bahwa seorang pria China berusia 38 tahun ingin mencari pasangan untuk menikah di Vietnam. Dengan memanfaatkan kemampuannya berbahasa Mandarin, ia menggunakan nama samaran dan berpura-pura menjadi agen perjodohan, kemudian mulai merancang seluruh aksi penipuan tersebut.

Ia mengajak Nguyen Ngoc Thao (19 tahun) untuk berpura-pura menjadi pengantin perempuan, lalu meminta Nguyen Thi Hoang Yen (44 tahun) berpura-pura menjadi ibu dari pengantin. Selain itu, beberapa orang lainnya turut berperan sebagai anggota keluarga pihak perempuan. Mereka bahkan menyewa sebuah rumah seharga 500.000 dong Vietnam dan menatanya sementara sebagai rumah keluarga mempelai perempuan.

Pada 7 April, kedua pihak bertemu di Kota Ho Chi Minh dan pria China tersebut setuju untuk menikah. Tiga hari kemudian, ia dibawa ke rumah palsu tersebut untuk bertemu dengan “keluarga pihak perempuan” dan menyerahkan 70 juta dong Vietnam di tempat.

Setelah itu, kelompok tersebut kembali meminta uang dengan berbagai alasan, termasuk untuk biaya pernikahan, pengurusan dokumen, dan pemberian hadiah.

Sekitar 20 April, pria China tersebut bersama ayahnya kembali datang ke Vietnam untuk mempersiapkan pernikahan. Dalam perjalanan menuju My Tho, kelompok tersebut kembali mengambil 175 juta dong Vietnam serta dua unit ponsel.

Setelah tiba di My Tho, “pengantin perempuan” dan rekan-rekannya memanfaatkan kesempatan ketika membawa ayah dan anak tersebut untuk memotong rambut, lalu langsung pergi menggunakan mobil. Setelah itu, mereka mematikan ponsel dan memutus seluruh kontak.

Pria China tersebut akhirnya menyadari bahwa dirinya telah ditipu dan melaporkan kejadian tersebut kepada polisi. Total kerugian akibat penipuan mencapai 280 juta dong Vietnam.
Pada 4 November 2025, kelima pelaku berhasil ditangkap polisi. Kasus ini akhirn
ya diputus dalam sidang tingkat pertama pada 4 September 2026.

BERITA KAMBOJA INDONESIA:t.me/llu699
Admin :
@BERITAqifei
September 6, 2026 6.9K 1