Pada 3 September, Badan Investigasi Kejahatan Dunia Maya Nasional Pakistan (NCCIA) melakukan operasi di Rawalpindi dan berhasil membongkar sebuah pusat panggilan yang diduga digunakan untuk melakukan penipuan online. Sebanyak 28 orang tersangka ditangkap, terdiri dari 24 laki-laki dan 4 perempuan.
Menurut NCCIA, kelompok tersebut diduga melakukan penipuan melalui Telegram dan akun Facebook palsu, kemudian menggunakan berbagai platform internet untuk menghubungi dan menipu para korban. Saat ini, kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan dan pihak berwenang sedang menelusuri lebih jauh para tersangka serta jaringan yang terlibat.ih dalam tahap penyelidikan. Rincian tindak pidana dan tanggung jawab masing-masing tersangka masih harus dibuktikan melalui penyelidikan dan proses hukum lebih lanjut.
Penyidik menyebutkan bahwa jaringan penipuan tersebut diduga dioperasikan oleh seorang pria berkewarganegaraan Tiongkok, yang dianggap sebagai salah satu pengelola utama di balik kelompok tersebut. Pria tersebut diduga melarikan diri sebelum petugas melakukan penggerebekan dan hingga kini masih dalam pengejaran.
NCCIA mengatakan bahwa aparat masih menyelidiki hubungan antara pria tersebut dengan para tersangka yang telah ditangkap, termasuk menelusuri orang-orang lain yang mungkin terlibat serta aliran dana dalam jaringan penipuan tersebut.
Pihak berwenang juga akan terus mencari pihak-pihak yang diduga berada di balik layar dan bertanggung jawab dalam mengatur serta mengoperasikan jaringan penipuan tersebut.
Saat ini, kasus mas
BERITA KAMBOJA INDONESIA:t.me/llu699
Admin : @BERITAqifei