Sebanyak 9 warga Vietnam, termasuk seorang anak di bawah umur, tergiur tawaran “kerja ringan dengan gaji tinggi” yang ditemukan melalui Facebook, TikTok, Telegram, dan Zalo. Mereka kemudian dibujuk oleh perantara untuk pergi ke Laos secara ilegal dengan janji pekerjaan bergaji 5–25 juta dong Vietnam per bulan.
Namun, setibanya di Laos, mereka justru dibawa ke sebuah lokasi yang diduga terkait jaringan penipuan online dan dilatih menghafal skenario untuk menyamar sebagai polisi, jaksa, kurir, dan pegawai kantor pos guna menghubungi calon korban di Vietnam. Berdasarkan pengakuan awal, mereka masih dalam tahap pelatihan dan belum melakukan penipuan secara langsung.
Pada akhir Agustus 2026, karena takut lokasi tersebut akan ditertibkan aparat, mereka mencoba kembali ke Vietnam secara ilegal melalui perbatasan Na Meo dan akhirnya ditangkap oleh pasukan penjaga perbatasan Provinsi Thanh Hoa.
Kasus ini kini sedang diselidiki dan menjadi peringatan bagi masyarakat agar tidak mudah tergiur tawaran kerja bergaji tinggi yang tidak jelas, terutama pekerjaan luar negeri yang ditawarkan melalui perantara tidak resmi.
BERITA KAMBOJA INDONESIA:t.me/llu699
Admin : @BERITAqifei

