💡
Ingin Baik Bersama
Ibrahim an-Nakha‘i adalah seorang tabi‘in mulia yang buta satu mata.
Adapun muridnya, Sulaiman al-A‘masy memiliki penglihatan yang lemah.
🕌 Suatu ketika keduanya berjalan bersama menuju masjid melalui salah satu jalan di Kufah.
💬 Imam Ibrahim berkata:
“Wahai Sulaiman, maukah kita mengambil jalan yang berbeda?
Aku khawatir jika kita berjalan bersama, orang-orang yang bodoh akan berkata:
‘Seorang yang buta sebelah sedang menuntun seorang yang lemah penglihatannya.’
Kemudian mereka menggunjing kita dan mendapatkan dosa.
💭 Al-A‘masy menjawab:
“Wahai Abu ‘Imran, apa masalahnya jika kita mendapatkan pahala sementara mereka mendapatkan dosa?”
🤍 Imam Ibrahim pun berkata:
“Subhanallah! Kita selamat dan mereka pun selamat, itu lebih baik daripada kita mendapatkan pahala sementara mereka berdosa.”
Allahu Akbar. Semoga Allah merahmati mereka.
(Al-Muntazham fi at-Tarikh: 7/15).
Pembaca,
Mengingkan kebaikan untuk sesama adalah akhlak mulia. Bukan hanya menjauhkan diri dari dosa, tetapi juga berusaha menjaga agar tidak menjadi sebab orang lain terjatuh ke dalam dosa.
Astaghfirullah.
https://t.me/Teladanumat
Forwarded fromTeladan Umat
August 17, 2026 407 3