#LembarHadits
ARS-TZH-1448.III.04
KETIKA KEBAIKAN DIBALAS BERLIPAT GANDA
Kita sering menunda-nunda amal karena menimbang-nimbang kecil dan besarnya amalan tersebut. Padahal, tidak ada kebaikan yang kecil di sisi Allah ‘azza wa jalla.
Ketika seorang hamba memperbaiki keislamannya, kebaikan yang dilakukannya akan mendapatkan balasan yang berlipat ganda dari Allah ‘azza wa jalla.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
إِذَا أَحْسَنَ أَحَدُكُمْ إِسْلَامَهُ، فَكُلُّ حَسَنَةٍ يَعْمَلُهَا تُكْتَبُ لَهُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا إِلَى سَبْعِ مِائَةِ ضِعْفٍ، وَكُلُّ سَيِّئَةٍ يَعْمَلُهَا تُكْتَبُ لَهُ بِمِثْلِهَا
“Apabila salah seorang di antara kalian memperbaiki Islamnya, maka setiap kebaikan yang dilakukannya akan dicatat baginya sepuluh kali lipat hingga tujuh ratus kali lipat. Sedangkan setiap keburukan yang dilakukannya akan dicatat baginya semisalnya.”
HR. Al-Bukhari no. 42 dan Muslim no. 129, dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu.
Hadits ini menunjukkan bahwa seorang muslim tidak hanya dituntut memperbanyak amal, tetapi juga terus memperbaiki keislamannya melalui ketaatan dan amal yang ia kerjakan. Ketika Islam seseorang semakin baik, kebaikan apa pun yang ia lakukan tidak disia-siakan. Allah membalasnya dengan pahala yang berlipat ganda.
Sudah seharusnya kita tidak menunggu “amalan besar” dahulu untuk tergerak melakukan suatu kebaikan. Terkadang kita justru lalai dan mengabaikan kebaikan-kebaikan sederhana yang terbuka lebar di hadapan kita: menunda bersedekah karena merasa belum memiliki cukup harta, menunda membaca Al-Qur’an karena menunggu waktu yang tepat, menunda menghadiri kajian karena menunggu kajian yang ramai, atau menunda membantu orang lain karena merasa belum memiliki cukup kemampuan. Padahal, kita tidak pernah tahu kebaikan mana yang Allah jadikan sebab bertambahnya pahala kita.
Mungkin sudah saatnya kita berhenti sejenak dan bertanya:
Sudah berapa banyak kesempatan untuk beramal yang kita tunda hanya karena menunggu kebaikan yang kita anggap lebih besar?
Maka, jangan menunggu amal yang besar untuk mulai berbuat baik. Kerjakan kebaikan yang ada di hadapan kita, sekecil apa pun, dan teruslah memperbaiki keislaman kita.
Allah ‘azza wa jalla berfirman:
﴿إِنَّهُۥ مَن یَتَّقِ وَیَصۡبِرۡ فَإِنَّ ٱللَّهَ لَا یُضِیعُ أَجۡرَ ٱلۡمُحۡسِنِینَ ٩٠﴾
“Sesungguhnya barang siapa bertakwa dan bersabar, maka sungguh, Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang berbuat baik.”
QS. Yusuf [12]: 90.
•┈┈┈┈•✿❁✿•┈┈┈┈•
📟 Instagram al_ilmoe: https://instagram.com/al_ilmoe?igshid=ZDdkNTZiNTM=
📟 WA alilmoe:
https://whatsapp.com/channel/0029VaGNWYLDJ6H6tfpwSh0b
8August 29, 2026 1.8K 2