š©Phillip Sekuritas Indonesiaš©
Market Review September 3, 2026
Indeks saham di Asia Jumat sore (4/9) mayoritas ditutup menguat menjelang rilis data pasar tenaga kerja (Non-Farm Payrolls) AS malam ini dan setelah komentar dari salah datu pejabat tinggi bank sentral AS (Federal Reserve) meredakan kekhawatiran bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga dalam pertemuan kebijakan bulan ini.
Namun, investor masih merasa cemas dan harga minyak mentah kembali naik setelah AS dan Iran akhir pekan lalu saling berbalas serangan, menyusul eskalasi konflik yang telah berlangsung selama enam bulan di antara kedua negara.
Gubernur Federal Reserve Christopher Waller kemarin mengatakan bahwa keputusannya terkait langkah kebijakan tanggal 16 September nanti akan bergantung pada data yang masuk, dan angka inflasi yang lebih rendah akan mendorongnya untuk cenderung mempertahankan suku bunga.
Sebelumnya, Presiden Federal Reserve Bank di New York, John Williams mengatakan kepada CNBC bahwa para pembuat kebijakan perlu mengambil sikap sabar atau wait and see.
Williams menjelaskan bahwa sekarang belum ada tanda-tanda yang jelas apakah kebijakan moneter saat ini sudah cukup untuk memastikan inflasi kembali ke target dalam satu atau dua tahun ke depan, atau apakah Federal Reserve perlu mengambil tindakan lebih lanjut untuk mencapai penurunan inflasi.
Pasar global sempat terguncang pekan ini akibat krisis di Timur Tengah yang memicu lonjakan harga minyak mentah sekitar 10%, sehingga memperparah kekhawatiran akan inflasi dan memberi tekanan pada bank sentral untuk menaikkan suku bunga.
Situasi ini mengerek imbal hasil (yield) surat utang Pemerintah ke tingkat tertinggi dalam beberapa dekade, sementara para analis juga menyoroti lonjakan pinjaman korporasi untuk mendanai investasi di Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI) serta kekhawatiran terkait kondisi fidkal Pemerintah AS.
Data Non-Farm Payrolls (NFP) diperkirakan akan memperlihatkan bahwa ekonomi AS menambah 56,000 pekerja bulan lalu setelah mengurangi jumlah pekerja hingga 23,000 di bulan Juli. Tingkat Pengangguran diyakini stabil di 4.1%.
Lebih lanjut, Rata-rata Upah Per Jam (Average Hourly Earnings) diramalkan naik 0.3% M/M (+3.0% Y/Y), lebih cepat dari kenaikan 0.1% M/M (+3.2% Y/Y) di bulan Juli. Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja atau Labor Force Participation Rate (LFPR) kemungkinan besar bertahan di 61.4%.
š Statistik
IHSG: 6,636.475 | -31.416 poin | (-0.47%)
Volume (Shares) : 35.793 Billion
Total Value (IDR) :15.034 Trillion
Market Cap (IDR) : 11,624.511 Trillion
Saham naik : 256
Saham turun: 363
š Sektor Penekan (Bloomberg)
Non Siklikal : -4.816
Basic Material : -2.988
Technology : -1.386
Top Gainers:
MGLV :12,275 | +1100 | +9.84%
UANG :4,010 | +800 | +24.92%
SURE :3,280 | +650 | +24.71%
PKPK :4,380 | +650 | +17.43%
SMMT :2,610 | +520 | +24.88%
Top Losers:
UNTR :24,950 | -350 | -1.38%
CMRY :4,570 | -260 | -5.38%
PTSP :1,390 | -245 | -14.98%
GGRM :20,075 | -225 | -1.11%
SINI :14,500 | -200 | -1.36%
Ikuti Phillip Morning Webinar setiap hari bursa pukul 08.30 WIB.
Melalui Zoom Webinar: https://bit.ly/PhillipWebinar
*Disclaimer on | Customer Care: 021-57900900.
www.poems.co.id
Zoom
Join our Cloud HD Video Meeting
Zoom is the leader in modern enterprise cloud communications.

2September 4, 2026 536 2